(انا باب العلم و علي مفتاحه)KEHEBATAN SAYYIDANA ALI MAMPU BERKHOTBAH DENGAN TANPA MENGGUNAKAN HURUF ALIF

            بسم الله الرحمن الرحيم 

Di tunggu kehadirannya di  


Sayidina Ali bin Abi Thalib karramallahu wajhah terkenal sebagai orang yang sangat cerdas. Sebaliknya kecerdasan Sayyidina Ali ditingkatkan oleh para sahabat Nabi yang lain. Selain itu Rasulullah Saw juga pernah bersabda,

انا باب العلم و علي مفتاحه

"Aku adalah kota ilmu, dan Ali adalah pintunya".

Kisah tentang kecerdasan sahabat Ali bin Abi Thalib sangat banyak sekali bahkan cukup melegenda di dunia keislaman.Bahkan ia memuji alladzina dluribal matsalu bihim atau orang-orang yang cerdasnya sampai dibuat pepatah: cerdas bagai Ali. Dalam Syarh Nahjil Balaghoh, Ibnu Abil Hadid menjelaskan kecerdasan Sayidina Ali bin Abi Thalib yang mufrith (di luar batas).

Dikisahkan pada suatu hari sahabat bertemu dan saling berbincang. Para sahabat bercerita tentang huruf yang paling sulit dipahami dalam bahasa Arab. Mereka semua pada akhirnya bersepakat agar huruf yang paling sulit dihindari adalah huruf “alif” dan segala variasinya (hamzah washal, hamzah qath ', dan lain-lain).

Ali bin Abi Thalib yang mendengar hal itu tiba-tiba maju ke depan dan mulai berkhatbah.Dia tahu khatbah sekitar tujuh ribu kata. Jika jumlah kata sudah biasa, namun ini sangat fenomenal bahkan melebihi dugaan, karena semua kata yang digunakan tidak mengandung satu pun huruf “alif” (ا).

Khatbah sayyidina Ali ini dikenal dengan nama "khuthbah muniqah" yang berarti khatbah yang sangat luar biasa. Jelas luar biasa, menantang selain tidak mengandung huruf "alif", khotbah itu diucapkan tanpa teks dan tanpa rancangan sebelumnya.

Baca juga...
http://www.ketikafiqihmenjawab.xyz/2020/02/merasa-paling-benardikit-dikit-hadis.html

Berikut ini kutipan khatbah Sayyidina Ali dan juga terjemahnya:

حمدت من عظمت منته وسبغت نعمته وتمت كلمته ونفذت مشيته وبلغت حجته وعدلت قضيته وسبقت غضبه رحمته

“Aku menghargai Dzat yang agung-Nya, nikmat-Nya sempurna, Kalimat-Nya purna, dan kehendak-Nya selalu terjadi.Dzat yang membuktikan-bukti-Nya nyata, keputusan-Nya adil, dan Dzat yang rahmat-Nya selalu mendahului murka-Nya. ”

Baca juga...

حمدته حمد مقر بربوبيته متخضع لعبوديته متنصل من خطيئته معترف بتوحيده مستعيذ من وعيده مؤمل من ربه مغفرة تنجيه يوم يشغل كل عن فصيلته وبنيه

“Aku memuji-Nya dengan memuji orang yang menerima ketuhanan-Nya, yang menyetujui karena kehambannya, yang meminta maaf katena kesalahannya, yang menerima ketauhidan-Nya, yang berlindung dari perdebatan-Nya, serta mengirim orang yang senantiasa mengharap ampunan-Nya pada hari ini di mana semua orang tidak peduli untuk keluarga dan kambing. "

وشهدت له شهود عبد مخلص موقن, وفردته تفريد مؤمن متيقن, ووحدته توحيد عبد مذعن ليس له شريك في ملكه ولم يكن له ولي في صنعه, جل عن مشير ووزير وعون ومعين ونظير

“Dan aku bersaksi untuk meminta kesaksian seorang hamba yang ikhlas dan yakin.Mengesakan-Nya mengumumkan pengaduan orang beriman nan mantap.Serta mentauhidkan-Nya diterbitkan tauhid hamba yang taat. Dia memiliki sekutu di kerajaan-Nya, serta tidak memiliki pembantu dalam ciptaan-Nya. Maha agung Dia dari semua penunjuk, wazir, pertolongan, pembantu, dan juga sekutu. ”

عَلِمَ فَسَتَرَ وَبَطَنَ فَخَبَرَ وَمَلَكَ فَقَهَرَ وَعُصِيَ فَغَفَرَ وَعُبِدَ فَشَكَرَ َ َ َ َ َ َ َ َ


“Ia mengerti namun Ia menutup Dzat-Nya. Itu dihapus Namun Ia menunjukkan. Ia menguasai lalu Ia perkasa. Ia didurhakai namun Ia memaafkan. Ia disembah namun Ia menerima syukur. Ia memutuskan. Ia tetap adil. Ia tetap dan Ia tetap memberi anugerah. "

لم يزل ولن يزول ليس كمثله شي ء وهوبعد كل شي ء, رب متعزز بعزته متمكن بقوته متقدس بعلوه متكبر بسموه, ليس يدركه بصر و لم يحط به نظر, قوي منيع بصير سميع رءوف رحيم

“Dia tidak sirna dan tidak akan sirna. Tidak ada yang menggambarkan-Nya. Dia akan tetap ada setelah semua sesuatu sirna. Dia adalah Tuhan yang mulia karena memang Dia mulia. Dia Maha Mampu dengan kekuatan-Nya. Maha Suci karena keluhuran-Nya. Maha Sombong karena kebesaran-Nya. Tidak ada penglihatan yang bisa mengetahuinya. Tidak pula pandangan mampu meliputinya.Dia Maha Kuat, Maha Mencegah, Maha Melihat, Maha Mendengar, Maha Pengasih, Maha Penyayang lagi. ”

عجز عن وصفه من وصفه وضل عن نعته من عرفه, قرب فبعد وبعد فقرب, يجيب دعوة من يدعوه ويرزقه ويحبوه, ذو لطف خفي وبطش قوي ورحمة موسعة وعقوبة موجعة, رحمته جنة عريضة مونقة, وعقوبته جحيم ممدودة موبقة

“Orang yang mendeskripsikannya akan kesulitan menjelaskan. Dan orang yang mengetahuinya akan tersesat dari sifatnya. Dia dekat namun jauh dan jauh. Dia mengabulkan sesiapa yang berdoa; Dia menyerahkan rizki dan menganugerahkannya nikmat. Dia memiliki kelembutan yang samar, namun siksa yang juga besar. Dia memilki rahmat yang luas namun juga memiliki siksa yang dikonsumsi.Rahmatnya adalah surga yang lebar dan indah, siksanya adalah neraka yang panjang dan hancur. "

Itulah potongan khatbah Sayidina Ali yang sangat fenomenal. Meski memang tidak mengeluarkan pesan khusus, namun nilai sastranya sangat luar biasa bahkan tidak ada yang menyamai.

Baca juga..
http://www.ketikafiqihmenjawab.xyz/2020/02/hukum-upah-mengasuh-bayi-yang-ibunya.html

Dalam ilmu badi '(ilmu sastra bahasa Arab) kalimat seperti ini disebut "badi' hadzf" atau kalimat yang penyusunnya mendukung untuk tidak menggunakan huruf tertentu.

Selain pernah berpidato dengan tidak menggunakan huruf "alif", pada kesempatan lain, Sayyidina Ali juga pernah menyusun pidato yang tidak menggunakan huruf رَ ب ت ق ث ش .

              والله أعلم بالصواب 

Comments

Popular posts from this blog

SEHEBAT APAPUN KAMU DISINILAH TEMPATMU KEMBALI

Keutamaan istri mengajak duluan

Hukum merokok di samping orang yang membaca al qur'an

RAHASIA BURUNG PERKUTUT YANG TERMAKTUB DALAM KITAB SALAFI

Hukum merokok pake once dari tulang

ISTRI YANG SHOLEHAH LEBIH UTAMA DARI BIDADARI DI SYURGA

Tidak puas di ranjang istrin minta cerai

Hukum Memajang foto

berhijab yang benar